Rilis Pedoman Baru IAPS 5.1 Untuk Penilaian
Rilis : 11 Februari 2026
|
📢 Ringkasan Rilis Fitur [Modul SPMI]
|
📂 Penyesuaian Fitur
1. Penyesuaian Penilaian IAPS 5.1 pada Target Capaian
Pengaturan pada target capaian telah disesuaikan sepenuhnya dengan mekanisme penilaian IAPS 5.1, sehingga user dapat menetapkan target menggunakan skema skor 1 (memenuhi) dan 0 (belum memenuhi) secara langsung pada sistem.
Menu: SPMI > Audit Mutu Internal > Atur Target Capaian

2. Penyesuaian Penilaian IAPS 5.1 pada Penilaian Mandiri
- Mekanisme penilaian mandiri disesuaikan dengan standar terbaru, sehingga sistem tidak lagi menggunakan rentang skor 0–4 beserta kategori memenuhi, belum memenuhi, dan melampaui.
- Penilaian kini disederhanakan mengikuti skema IAPS 5.1 dengan dua kategori yang lebih jelas, yaitu skor 1 (memenuhi) dan skor 0 (belum memenuhi). Perubahan ini membuat proses penilaian mandiri menjadi lebih sederhana, konsisten, dan selaras dengan instrumen akreditasi yang berlaku.
Menu: SPMI > Audit Mutu Internal > Penilaian Mandiri

3. Penyesuaian Penilaian IAPS 5.1 pada Penilaian Auditor
- Sistem penilaian telah diperbarui mengikuti standar IAPS 5.1, sehingga tidak lagi menggunakan rentang skor 0–4.
- Penilaian kini disederhanakan menjadi dua kategori yang lebih jelas, yaitu skor 1 (memenuhi) dan skor 0 (belum memenuhi). Penyederhanaan ini memudahkan proses penilaian, mengurangi ambiguitas interpretasi skor, serta memastikan keselarasan dengan instrumen akreditasi terbaru.
Menu: SPMI > Audit Mutu Internal > Penilaian Auditor

4. Penyesuaian Penilaian IAPS 5.1 pada Hasil Akhir AMI
Sistem AMI kini menentukan status akhir SPME sesuai IAPS 5.1 berdasarkan persentase pemenuhan indikator dan indikator syarat perlu. Status Terakreditasi diberikan jika ≥80% indikator memenuhi dan seluruh syarat perlu terpenuhi; selain itu Tidak Terakreditasi.
Menu: SPMI > Audit Mutu Internal > Hasil Akhir AMI

CHANGELOG Versi 10.02
Rilis : 2 Februari 2026
|
📢 Ringkasan Rilis Fitur [Modul Administrasi Aplikasi]
|
📂 Penyesuaian Fitur
Status Akun Pengguna Sevima Platform dapat Otomatis Sesuai dengan Status Mahasiswa dan Pegawai
Modul : Administrasi Aplikasi
Menu : Pengguna > User
Sebelum Penyesuaian Fitur
-
Admin Perguruan Tinggi perlu menyesuaikan status akun pengguna secara manual, jika mahasiswa atau pegawai sudah tidak aktif.
Setelah Penyesuaian Fitur
- Apabila status mahasiswa Mengundurkan Diri / Keluar, Drop Out / Dikeluarkan, Putus Sekolah, Mutasi, dll, maka Status User pada Administrasi Aplikasi otomatis berubah menjadi Non Aktif. Sehingga mahasiswa tidak bisa login ke aplikasi Sevima Platform.

- Apabila status pegawai Tidak Aktif, Mengundurkan diri, Meninggal Dunia, dll, maka Status User pada Administrasi Aplikasi otomatis berubah menjadi Non Aktif. Sehingga mahasiswa tidak bisa login ke aplikasi Sevima Platform.
Catatan:
- Status non aktif pada status mahasiswa dan status pegawai sesuai dengan referensi yang disetting pada Referensi Status Mahasiswa yang Tidak tercentang aktif dan Referensi Status Keaktifan Pegawai yang tercentang Status Keluar.

Rilis Penambahan Fitur Generate AI untuk Manajemen Capaian Kurikulum OBE
Rilis : 12 Februari 2026
|
📢 Ringkasan Rilis Fitur [Modul SIM Akademik]
|
📂 Penambahan Fitur
1. Admin akademik dapat menambahkan Manajemen Capaian meliputi PL, CPL, hingga Pemetaan secara otomatis menggunakan AI
Modul: Akademik
Menu: Beranda > Perkuliahan > Manajemen Kurikulum > Manajemen Capaian
Klik detail pada prodi yang sudah diatur sebagai kurikulum OBE. Pada bagian kanan atas terdapat tombol “Generate AI” yang dapat digunakan untuk penentuan Profil Lulusan (PL), Manajemen Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Pemetaan Profil Lulusan (PL) → Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), dan Pemetaan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) → Mata Kuliah (MK), sehingga dapat memudahkan dalam manajemen capaian yang lebih efisien karena tidak perlu input satu per satu.

Catatan
1. Generate AI OBE hanya dapat dilakukan jika program studi pada tahun kurikulum sudah diatur OBE
2. Perguruan tinggi sudah mengaktifkan AI OBE di administrasi aplikasi
3. Program studi sudah mengaktifkan AI OBE
4. Pastikan data profil lulusan, capaian profil lulusan, dan pemetaan masih kosong sehingga dapat dilakukan proses Generate AI
5. Pastikan data pendukung meliputi visi, misi, dan profil program studi sudah ditambahkan
Pusat Bantuan